Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Meraih Sukses Tanpa Hidup Boros!

Gambar
MEMILIKI impian atau cita-cita adalah salah satu ciri utama orang yang bakal meraih sukses. Sebab dari situlah ia bisa mengetahui apa yang harus ia tekuni agar semuanya menjadi kenyataan. Impian dapat menjadi penyemangat atau pendorong baginya untuk melangkah lebih giat dan terus bekerja keras. Sehingga memiliki impian atau cita-cita merupakan sebuah keistimewaan tersendiri bagi seseorang dalam kehidupannya.  Pertanyaannya, apa impian atau cita-cita yang perlu saya miliki? Setiap orang memiliki selera dan rencana masing-masing. Bila pun belum ada impian atau cita-cita, maka yang mesti dilakukan sekarang yang pertama kali adalah menentukan impian atau cita-cita. Bila belum ada, silahkan cek potensi, apa potensi dirinya. Biasanya bisa diketahui dari sesuatu yang disukai, diminati, dan dilakukan setiap hari. Sebab dari situ biasanya seseorang dapat menentukan impian atau cita-cita yang hendak digapainya.  Impian atau cita-cita yang baik perlu ditulis dan diingat, agar ia bukan sekadar ang

Cinta Pada Selembar Janji

Gambar
BERAKHIR pekan merupakan salah satu rutinitas saya dan keluarga, terutama pada masa pandemi sudah mengarah pada endemi. Biasanya saya dan keluarga berkunjung ke berbagai tempat yang disepakati, misalnya, pusat keramaian, tempat olahraga, toko buku dan masih banyak lagi. Intinya, bagaimana memanfaatkan akhir pekan dengan berbagai aktivitas yang positif, termasuk bagi kegembiraan anak dan kebahagiaan keluarga kecil.  Khusus untuk hari ini Ahad 29 Mei 2022 saya dan keluarga kecil berkunjung ke sekitaran kompleks Bima, sebuah lapangan sepak bola di Kota Cirebon-Jawa Barat. Kali ini yang menemani saya adalah istri dan tiga anak kami: Azka Syakira, Bukhari Muhtadin dan Aisyah Humaira. Kunjungan kali ini merupakan kunjungan pertama setelah Ramadan dan Idhul Fitri lalu. Selain berjalan santai, kali ini kami manfaatkan untuk berkunjung ke beberapa tempat bermain khusus anak. Dan pada saat yang sama menikmati lotek dan bakso yang dijual di tempat ini.  Di tengah kunjungan kali saya, istri saya E

Strategi Memajukan Pariwisata Cirebon Raya

Gambar
BEBERAPA hari lalu para pelaku ekonomi kreatif di Kota Cirebon mengadakan acara Halal Bihalal di Gedung Creative Center Cirebon. Selain silaturahim laiknya setelah Idul Fitri, pada momentum ini didiskusikan pula seputar upaya atau strategi memajukan sektor ekonomi kreatif berbasis sejarah dan budaya di wilayah Cirebon Raya atau Ciayumajakuning (Cirebon Kota/Kabupaten, Kab. Indramayu, Kab  Majalengka dan Kab. Kuningan). Diskusi ini diadakan sebagai upaya mempersiapkan sektor ini sebagai sektor penting dalam upaya memajukan Cirebon Raya yang belakangan ini menjadi salah satu kawasan tujuan wisata para pengunjung dari luar Jawa Barat.  Ide utamanya adalah membangun konektifitas dan persamaan persepsi berbagai elemen pemerintah dan swasta termasuk sektor UMKM dalam menyusun konsep dan strategi memajukan pariwisata di wilayah Cirebon Raya. Diakui bahwa Cirebon Raya merupakan salah satu kawasan yang kaya potensi di Jawa Barat bahkan Indonesia. Dari Kota dan Kabupaten Cirebon hingga Indramayu

Moderasi dan Toleransi Beragama di Indonesia untuk Peradaban Global

Gambar
INDONESIA adalah sebuah negara besar yang memiliki potensi alam tak berbilang. Jumlah pulaunya banyak, daratan dan lautannya luas, serta kekayaan yang dikandungnya benar-benar tak terhitung. Jumlah penduduknya kini sekitar 270 juta jiwa, dengan warna kulit, ras, suku, budaya, adat istiadat, agama dan profesi warganya yang beragam. Islam merupakan agama yang dianut oleh mayoritas warga negara, sehingga menyebabkan Indonesia menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia, yang diikuti oleh beberapa negara mayoritas muslim lainnya.   Berbagai potensi yang dimilikinya membuat Indonesia semakin layak mendapatkan posisi strategis dalam dinamika global. Misalnya, sepanjang 2022 Indonesia mendapat posisi strategis sebagai Presidensi G20. Keketuaan Indonesia di panggung G20 dimulai secara resmi pada 1 Desember 2021 lalu setelah menerima keketuaan G20 2021 dari Italia pada 31 Oktober 2021. Keterlibatan Indonesia dalam forum semacam ini merupakan wujud konkret pelaksanaan atas aman

Modal Orangtua Dalam Mendidik Anak

Gambar
MEMILIKI anak adalah harapan hampir semua pasangan suami-istri. Ia merupakan salah satu pangkal kebahagiaan bagi pasangan ini dalam hidup berumah tangga. Dalam bukunya "Ternyata Mendidik Anak Cara Rasulullah itu Mudah dan Lebih Efektif" (2011) sahabat saya yang aktif mengelola lembaga pendidikan Wendi Zarman mengungkapkan, "Anak adalah tali pengikat pernikahan, karena dengan anak, suatu pernikahan diharapkan bisa lebih langgeng."  Sebagai dampak ikutannya, orangtua pun pasti berkaitan dengan tugas mulia yaitu mendidik anak. Mendidik anak adalah salah satu kewajiban sekaligus keniscayaan bagi orangtua bagi anak-anaknya. Kemampuan orangtua dalam menjalankan apa yang juga bisa disebut sebagai tugas sekaligus fungsi utama ini akan memberi dampak yang sangat serius bagi anak-anak mereka kelak.  Dalam menjalankan misi mendidik, orangtua tentu tidak hanya mengalami kondisi atau suasana yang menyenangkan, tapi juga akan berhadapan dengan kondisi atau suasana yang memberatka

Jangan Remehkan Buku!

Gambar
JUDUL tersebut mungkin belum menarik dan terkesan emosional. Tapi di situlah substansinya tulisan ini, pada judulnya. Apakah pembaca suka atau tidak, bagi saya itu urusan masing-masing orang. Bahkan bila memungkinkan, kalau tulisan ini dianggap perlu dikoreksi atau mungkin digugat, saya menyarankan agar dilakukan dengan cara menulis atau menghadirkan tulisan baru. Sehingga kita terbiasa untuk merespon sesuatu secara intelektual dan lebih berbeda.  Siapapun mengakui bahwa menulis apapun pasti butuh banyak hal. Bahkan bila sekadar menulis di status media sosial atau catatan lainnya. Apalah lagi menulis artikel dan buku pasti butuh tenaga, waktu dan pikiran juga konsentrasi yang luar biasa. Lelah, letih dan sedih itu sudah pasti. Mengurangi waktu istirahat itu merupakan rutinitas yang engga bisa dimanipulasi lagi. Bahkan sehari hanya bisa tidur dua atau tiga jam saja. Ini pengalaman saya dan teman-teman atau para senior yang kerap saya tongkrongi saat mereka menulis.  Apalah lagi bila nan

Kematian Tak Mengenal Siaran Tunda

Gambar
BEBERAPA waktu terakhir kita mendapatkan berita atau kabar meninggalnya beberapa kolega, senior atau yunior kita selama di Pondok Pesantren Nurul Hakim, salah satu pondok pesantren terbesar di Nusa Tenggara (Bali, NTB, NTT) bahkan kawasan timur Indonesia, yang beralamat di Jl. Taruna No. 5, Kediri, Lombok Barat-NTB. Merasa sedih dan kehilangan merupakan rasa yang datang begitu saja dan memang sangat manusiawi. Apalah lagi mereka yang meninggal pernah bahkan sangat dengan kita, meninggalnya merupakan sebuah kondisi yang kadang membuat kita kaget tak kepalang.   Kematian atau meninggal merupakan salah satu bagian dari rangkaian perjalanan hidup kita. Ia merupakan sebuah perjalanan yang pasti kita lalui sebagai akhir kehidupan kita di dunia. Ya, kematian merupakan sesuatu yang pasti kita alami, kita inginkan atau tidak kita inginkan. Bahkan dalam perspektif al-Quran ditegaskan bahwa setiap yang bernyawa pasti mengalaminya. Allah berfirman, "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.

Alumni dan Masa Depan Pondok Pesantren Nurul Hakim

Gambar
HARI ini Sabtu 14 Mei 2022 bertepatan dengan 13 Syawal 1443 H merupakan salah satu momentum bersejarah bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Hakim (PPNH) dan alumninya lintas generasi. Pondok NH, demikian akrab disebut, berkantor pusat di Jl. Taruna Nomor 5 yang berlokasi di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat-NTB. Ia merupakan salah satu Pondok terluas dan terbesar di kawasan timur Indonesia terutama di Bali dan Nusa Tenggara (NTB dan NTT).  Momentum bersejarah sebab kali ini diadakan acara Halal Bihalal Ikatan Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim yang dirangkai dengan Pelepasan Santri Kelas VI dan XII dan Pengukuhan Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim Masa Khidmat 2022-2027 yang disingkat PB IKAPPNH 2022-2027. Beberapa hari terakhir menjelang pelaksanaan acara, panitia dan elemen terkait fokus menyiapkan berbagai hal demi lancarnya acara. Secara khusus posisi IKAPPNH merupakan organisasi otonomi dan independen namun sangat berkaitan dengan Yaya

Melawan Hoax dengan Menulis!

Gambar
PERKEMBANGAN teknologi informasi dan komunikasi selama beberapa tahun belakangan ini merupakan sebuah fenomena baru dalam keseluruhan tapak sejarah peradaban manusia. Berada dan hidup pada zaman yang serba teknologi semacam itu membuat siapapun dipaksa untuk menjadi bagian dari yang memanfaatkannya secara positif dan produktif, bukan sekadar menjadi korban dan mangsa. Sebab bila tak memanfaatkannya maka besar peluang bakal menjadi korban bahkan tergilas oleh teknologi itu sendiri.  Pada kondisi demikian, salah satu yang mendapat perhatian dan prioritas adalah menekuni dunia kepenulisan hingga menghasilkan karya tulis yang terpublikasi. Teknologi adalah benda yang pada dasarnya bermata dua: positif dan negatif. Bila diisi dan digunakan untuk hal-hal yang positif sekaligus produktif maka ia pun bernilai positif sekaligus produktif, namun bila diisi dan digunakan untuk sesuatu yang bernilai negatif atau merusak maka ia pun bernilai negatif dan merusak.  Siapapun menyaksikan betapa media y

Selamat Berjuang Sarjana Sekaligus Pejuang Muda!

Gambar
SAYA tergolong yang jarang bertemu dengannya bila dibandingkan dengan adik-adik dari kampung yang merantau. Mungkin tidak lebih dari lima kali, itu pun hanya ketika dulu tahun 1996-2002 saya pulang libur ke kampung halaman: Cereng, Desa Golo Sengang, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai-NTT. Selain itu, saya bertemu terakhir ketika saya berkunjung ke Kota Mataram beberapa tahun lalu. Saya lupa pastinya, kalau tidak salah, waktu itu dia masih duduk di bangku Madrasah Aliyah Hidayatullah Mataram, NTB.  Dulu 1996-2002, saya menempuh pendidikan MTs dan Madrasah Aliyah atau MA di Pondok Pesantren Nurul Hakim di Kediri, Lombok Barat-NTB. Seingat saya, kala itu ia masih kecil. Mungkin belum masuk Sekolah Dasar atau SD. Belakangan, dia pun masuk SD, tepatnya di Madrasah Ibtidaiyah Swasta atau MIS Nurul Fikri yang berlokasi di Kampung Leheng, masih satu desa dengan Kampung Cereng tempat kami berasal. Kemudian berikutnya, ia melanjutkan pendidikan SMP, saya tidak tahu namanya, lalu Madras

Mengapa Mesti Menulis Buku?

Gambar
SETIAP mengikuti berbagai forum kepenulisan, baik itu bedah buku, pelatihan, workshop, dan sebagainya, baik yang diadakan secara ofline maupun online seperti zoom meet, google meet, dan serupanya, saya selalu menyaksikan atau mendengar pertanyaan klasik yang bisa dikatakan paling kerap muncul. Uniknya, pertanyaan ini bukan saja muncul dari mereka yang tergolong masih pemula di dunia kepenulisan, tapi juga dari mereka yang sudah lama bergelut di dunia yang akrab dengan abjad ini. Pertanyaannya, "Mengapa mesti menulis buku?"  Pertanyaan tersebut terlihat remeh atau sepele, namun jawaban atas pertanyaan sangat menentukan kesungguhan seseorang dalam menekuni dunia kepenulisan hingga berhasil melahirkan buku sebagai karya andalan dan kebanggaannya. Apapun jawabannya, maka jawaban tersebut akan menjadi pendorong sekaligus energi yang akan terus memotivasi seseorang untuk terus menyediakan waktu khusus untuk mencicil tulisan, dari hal-hal sederhana hingga kelak menjadi karya yang te

Idul Fitri dan Spirit Istiqomah Dalam Ketaatan

Gambar
Alhamdulillah pada Senin 1 Syawal 1442 H bertepatan dengan 2 Mei 2022 lalu, kaum muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia melaksanakan shalat idul fitri secara berjamaah di masing-masing tempat dimana diselenggarakan shalat idul fitri. Gemuruh takbir dan semangat saling memaafkan telah menghiasi hari kita kali ini, tentu pada saat yang sama secara khusyu kita juga melaksanakan shalat sunah idul fitri dua rakaat yang diakhiri dengan khutbah idul fitri.  Kita sebagai bagian dari orang yang beriman kepada Allah dan bertaqwa kepada-Nya, selalu berupaya agar seluruh amal soleh termasuk amal shaum dan ibadah atau amal soleh lainnya yang kita tunaikan selama ramadan diterima oleh Allah dan kelak dijadikan oleh Allah sebagai penambah berat amal kebaikan kita di hadapan-Nya. Harapan semacam itu sangat manusiawi, sebab kita adalah hamba-Nya, dan Allah Maha Tahu tentang siapa kita dan apa yang kita butuhkan, diantaranya diterimanya seluruh amal kebaikan.  Menurut para ulama, tanda-tanda dite

Idul Fitri dan Kiat Agar Istiqomah Dalam Ketaatan

Gambar
Alhamdulillah hari ini Senin 1 Syawal 1442H bertepatan dengan 2 Mei 2022, kaum muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia melaksanakan shalat idul fitri secara berjamaah di masing-masing tempat di mana kita berdomisili atau menyempatkan hadir menunaikan shalat idul fitri. Gemuruh takbir dan semangat saling memaafkan telah menghiasi hari kita kali ini, tentu pada saat yang sama secara khusyu kita juga melaksanakan shalat sunah idul fitri dua rakaat yang diakhiri dengan khutbah idul fitri.  Kita sebagai bagian dari orang beriman kepada Allah dan bertaqwa kepada-Nya, kita selalu berupaya agar seluruh amal soleh termasuk amal shaum dan ibadah atau amal soleh lainnya yang kita tunaikan selama ramadan diterima oleh Allah dan kelak dijadikan oleh Allah sebagai penambah berat amal kebaikan kita di hadapan-Nya. Harapan semacam itu sangat manusiawi, sebab kita adalah hamba-Nya, dan Allah Maha Tahu tentang siapa kita dan apa yang kita butuhkan, diantaranya diterimanya seluruh amal kebaikan.  M