Mengenang Kakek Tercinta, Bapak Ngempo
NAMA lengkapnya Bapak Ngempo atau Kakek Ngempo. Beliau merupakan suami dari nenek saya yaitu Ibu Timur atau ayah dari ibu saya yaitu Ibu Siti Jemami. Seingat saya, saya belum sempat melihat beliau secara nyata. Karena menurut cerita para tetua, termasuk cerita dari salah satu keponakannya asal Naga, Mata Wae, yaitu Bapak Abdul Mispaki, Kakek Ngempo meninggal sekira awal tahun 1980-an, kala sang keponakan masih menempuh pendidikan SMA di Ruteng, Manggarai, NTT. Sementara saya lahir pada 8 Agustus 1983. Beberapa tahun sebelum meninggal dunia, sang kakek kembali menikah. Beliau menikah dengan Ibu Daima atau Nenek Daima. Bila menikah dengan Nenek Timur melahirkan ibu saya atau Ibu Siti Jemami, sementara dari pernikahan dengan Nenek Daima melahirkan empat orang anak yaitu Bibi Siti (Merombok), Bibi Rabia (Golo Mori), Om Mukhtar (almarhum), Om Yakub (Leheng). Setelah Kakek Ngempo meninggal dunia, Nenek Daima menikah dengan Kakek Jeli (Mbuhung), lahirlah Om Husin dan Bibi Semanti. Dari berbag...