Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

MINUMAN KERAS DAN TRADISI PERADABAN SAMPAH

Gambar
INI tentang sebuah peradaban klasik yang masyarakatnya terkenal miskin, penguasanya akrab dengan kezoliman, petinggi agamanya menjilat penguasa, pengusahanya serakah dan rajin menipu, cendikiawannya mati rasa, penegak hukumnya menjual diri, dan kelompok-kelompok penjilat sibuk mencari sekaligus pamer muka dan mengemis anggaran dalam berbagai pola dan cara. Sebuah kondisi yang bukan saja mengkhawatirkan tapi juga memalukan peradabannya. Itulah tradisi peradaban sampah.  Dikisahkan, konon peradaban itu berbentuk negara yang terdiri dari beberapa wilayah dan daerah. Ia terkenal kaya akan berbagai potensi alam, adat istiadat, budaya dan sebagainya. Namun semua itu dikotori oleh tingkah norak elite dan tindakan kriminal para preman dan penegak hukum di mana-mana. Perampokan, pencurian, pemerkosaan dan pembunuhan terjadi hampir setiap saat di berbagai sudut kota dan pelosok-pelosok negeri. Korupsi pun sudah terjadi di semua lini. Dan itu terjadi setiap saat. Sepertinya hukum sudah tak tegak

Konsistensi Perjuangan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia

Gambar
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) adalah salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam yang cukup berjasa dan berpengaruh di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada 26 Februari 1967 silam oleh beberapa tokoh dengan tokoh utama sekaligus Ketua pertama Bapak Mohammad Natsir (Pak Natsir). Pak Natsir adalah sosok tokoh pejuang, negarawan berjasa, dai tangguh dan politisi yang piawai. Pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia era Soekarno, menjadi Ketua Umum Masyumi dan berbagai amanah besar lainnya, baik di level nasional maupun internasional.   DDII dengan peran strategisnya dalam bidang dakwah, pendidikan, ekonomi, sosial dan layanan kesehatan di berbagai daerah di seluruh Indonesia telah menjadikannya sebagai organisasi yang dikenal dan dinanti kiprah lanjutannya oleh elemen umat dan bangsa lintas latar belakang. Diakui bahwa tokoh dan kader-kader DDII memiliki keunggulan dalam banyak hal seperti karakter, pengetahuan, wawasan dan jaringan.  Kini, bertepatan pada 26

Berkata Benar itu Berat dan Pahit

Gambar
SEORANG teman pernah memberi nasehat kepada saya begini, "Mengingatkan orang lain pada kebenaran, agar taat azas, supaya berpijak pada hukum dan aturan yang berlaku itu memang berat dan pahit. Bahkan mungkin sangat berat dan pahit." Ya, apa yang teman saya sampaikan benar adanya. Kadang kritik, nasehat dan memberi peringatan pada kebenaran itu dianggap sok suci, difitnah antipati, dinilai tak paham dan kampungan, bahkan dihukumi sebagai orang bodoh. Saya sendiri merasakan atau mengalami hal semacam itu. Bukan sekali, tapi berkali-kali.  Sekadar contoh, saya sering kali mengingatkan politisi, pejabat, dan sebagainya lewat komunikasi langsung, lewat media sosial,  dan lewat tulisan di berbagai surat kabar. Saya juga share pendapat tentang berbagai tindakan mereka yang diduga bisa melanggar hukum dan berdampak buruk bagi diri mereka selanjutnya. Saya malah memperoleh apa yang saya sampaikan di awal tadi. Malah ada yang bilang saya gila dan sakit jiwa. Astaghfirullah...  Kadang d

Menjadi Guru Hebat, Bisa!

Gambar
MENJADI guru yang hebat adalah sebuah keniscayaan di era milenial ini. Sebab guru sudah berhadapan dengan generasi milenial yang juga hebat. Tuntutan agar guru lebih hebat, terutama karena kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi, yang membuat kecerdasan siswa juga menjadi semakin tinggi.  Secara khusus, teknologi telah mengubah gaya hidup termasuk proses belajar. Kehidupan setiap orang pun mengalami shifting (bergeser) secara masif ke dalam platform. Pekerjaan-pekerjaan warisan abad industri (abad ke-20) perlahan tapi pasti digantikan pekerjaan-pekerjaan baru berbasis teknologi informasi.  Bahkan pekerjaan-pekerjaan lama akan tetap dibutuhkan sepanjang pelaku bisa memperkaya diri dengan aplikasi teknologi. Tidak akan ada lagi tempat bagi kelompok medioker bermental penumpang yang kurang menuntut diri untuk belajar kembali. Bahkan, ijazah dari perguruan tinggi terbaik belum cukup bila pengembangan mental tidak dilakukan.  Pergeseran besar-besaran (the gret shifting) dapat dite

KEUTAMAAN RAMADAN

Gambar
RAMADAN terhitung tak lama lagi. Seperti biasa, pemerintah dalam hal ini Kementrian Agama bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia dan orgamisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam bakal mengadakan musyawarah menjelang Ramadan tiba di setiap tahunnya. Hasilnya akan diketahui dari hasil musyawarah dan pengumuman resmi pemerintah. Walau demikian, setiap Ormas dan elemen umat Islam memiliki hak untuk menentukan awal Ramadan dan 'Idhul Fitri di setiap tahunnya.  Sebagaimana yang sudah diberitakan di berbagai media massa dan media online, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1442 H atau awal shaum Ramadan untuk tahun 2021 ini. Menurut PP Muhammadiyah, 1 Ramadan 1442 H jatuh pada hari Selasa, 13 April 2021. Hal ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah. Dalam maklumat tersebut, penetapan 1 Ramadhan 1442 H/2021 berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani

Masa Pandemi Dan Tradisi Kerja Dalam Islam

Gambar
BERBAGAI negara dunia, termasuk negara kita Indonesia, sejak awal 2020 hingga kini (awal 2021) masih saja terpapar Covid-19. Hampir seluruh negara di dunia pun mengalami kerugian dari berbagai aspek kehidupannya. Sudah jutaan manusia yang terpapar sakit hingga meninggal dunia, tak terhitung manusia yang terhambat bekerja karena berbagai aturan yang ditempuh masing-masing negara agar virus ini tidak menyebar, dan begitu banyak orang yang terkena dampak secara ekonomi yang kalau dibiarkan akan menjadi masalah besar baru.   Belakangan pun, tak sedikit orang yang cemas dan terkena rasa malas alias enggan bekerja. Selain karena takut terkena virus mematikan ini juga karena berbagai lapangan kerja terdampak serius. Kalau ditelisik, secara sepintas sikap semacam ini sangat dimaklumi. Namun bila terjebak mental kalah, tidak cerdas memahami situasi dan masa pandemi tak diisi dengan kegiatan kreatif maka dampaknya bukan saja kehilangan energi dalam menjaga stabilitas ekonomi tapi juga kehilangan

MENCUMBUI SINAR MATAHARI, MENAMBAH ENERGI DIRI

Gambar
ADA banyak orang yang telah menyarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari, terutama di saat merebaknya penyebaran pandemi virus corona (Covid-19). Konon, berjemur di bawah sinar matahari mempunyai banyak manfaat kesehatan, salah satunya meningkatkan daya tahan tubuh. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Vitamin D diketahui sangat penting untuk kesehatan. Vitamin D yang dihasilkan sinar matahari berperan besar dalam kesehatan tulang. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mendapatkan 5 hingga 15 menit sinar matahari pada lengan, tangan, dan wajah dalam kurun 2 sampai 3 kali seminggu sudah cukup untuk memperoleh vitamin D. Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan rakhitis pada anak-anak dan penyakit tulang seperti osteoporosis dan osteomalacia. Kebutuhan sinar matahari tentu bukan hanya untuk anak-anak atau mereka yang terkena penyakit, siapapun sejatinya sangat menbutuhkannya.  Selain Vitamin D seperti yang dijelaskan di atas, berikut merupa

MENCEGAH VIRUS CORONA DENGAN LIMA TINDAKAN SEDERHANA

Gambar
BENCANA non alam: Covid-19 sejak menimpa negeri kita Indonesia pada awal 2020 hingga kini awal 2021 masih saja terasa. Sudah banyak orang yang terpapar dengan segala hal yang dirasakan dan dialami. Ada yang tertimpa sakit dan mengalami berbagai gejala, sehingga ada juga yang meninggal. Walau menurut data satgas penanggulangan Covid-19 korban terpapar belakangan semakin menurun, upaya penanggulangan terutama pencegahan tetap menjadi prioritas dan perhatian serius.  Adaptasi kebiasaan baru atau new normal dinilai belum efektif dan tidak berdampak signifikan terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Terlebih lagi, mobilitas interaksi dan aktivitas masyarakat ditambah ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan masih kerap terjadi di era new normal. Epidemiolog dan Peneliti Pandemi Griffith University Dicky Budiman mengatakan, upaya untuk membangun peran publik dan masyarakat sangat penting dalam pengendalian pandemi Covid-19 di masa new normal. Sebab, virus corona dibawa oleh masy

PERGURUAN TINGGI KELAS DUNIA, DARI MUHAMMADIYAH UNTUK PERADABAN UMAT MANUSIA

Gambar
Muhammadiyah memang selalu menghadirkan kejutan membanggakan dan prestasi yang menggembiraan. Tanpa pidato revolusi mental dan rahmat agama di berbagai panggung beragam latar pun Muhammadiyah tetap bisa melakukan lakon berkelas dunia dan mendunia. Mental persyarikatan Muhammadiyah memang sangat revolutif, lebih dari sekadar semangat pidato dan pamer citra. Karena Muhammadiyah tak suka pamer diksi bombastis dan terlihat wah, sebab fokusnya hanya mengabdi dan berkontribusi.  Prestasi dan perubahan revolusioner memang hanya bisa dilakukan oleh organisasi manusia berkelas di atas rata-rata. Tidak bisa dilakukan oleh organisasi yang terjebak pada sistem oligarki dan nepotis. Muhammadiyah sangat menghindari lakon organisasi atau persyarikatan semacam itu. Sebab selain merusak visi-misi persyarikatan, hal semacam itu bisa menghambat regenerasi dan terhambatnya gagasan-gagasan jenial dan kreatifitas serta inovasi kelembagaan.  Tokohnya, semisal Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA, dituduh dan difitna

AKSI MODERASI PROF. DIN SYAMSUDDIN DAN OCEHAN SAMPAH KELOMPOK BERNALAR TUMPUL

Gambar
Sekelompok orang yang mengaku alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) melaporkan Prof. Din Syamsuddin (Prof. Din) kepada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Kelompok yang menamakan diri sebagai Gerakan Anti Radikalisme (GAR) ITB tersebut dengan beberapa bukti yang sangat konyol melaporkan dan belum melakukan proses klarifikasi kepada Prof. Din yang kini masih aktif sebagai salah satu Majelis Wali Amanat ITB dari unsur wakil masyarakat. Dari segi nama kelompok pelapor saja sudah aneh. Selain tidak terkenal juga terlihat bias kepentingan politik. Memangnya ITB mau mengurusi hal-hal yang remeh temeh alias isu sampah yang sengaja diproduksi pada musim tertentu?  Pelaporan ini secara tidak langsung GAR ITB menuduh alumni Pondok Pesantren Modern Darusalam Gontor dan Mantan Ketua Umum PP. Muhammadiyah tersebut terlibat dalam aksi atau tindakan radikal. Atau anti Pancasila, anti NKRI, anti UUD 1945 dan sebagainya. Kalau masih memiliki saldo akal sehat dan tak terjebak aksi politik praktis, me

TENSI DARAH TINGGI DAN BATUK YANG MENYADARKAN

Gambar
Alhamdulillah tensi darah sudah normal lagi. Tidak 150/100 lagi seperti yang saya alami pada Jumat (12/2/2021) lalu. Saya pun sudah bisa beraktivitas secara normal lagi. Tadi saya sengaja membaca sekaligus mengedit kembali naskah buku setebal 140 halaman hingga tuntas. Kalau tak ada hambatan dan halangan, buku karya salah seorang mantan anggota DPRD Kota Cirebon Periode 2009-2014, Pak Agus Talik, S.Ag ini insyaa Allah akan terbit pada akhir Februari atau awal Maret 2021 nanti.  Sepengetahuan saya, sampai detik ini tak ada dampak buruk dari aktivitas saya kali ini. Malah ada kepuasan yang saya rasakan. Percaya diri dan optimisme untuk menuntaskan berbagai aktivitas terutama pengeditan naskah pun sudah muncul kembali. Apalah lagi naskah yang menanti sentuhan saya ada belasan naskah. Selain tesis juga biografi, serta antologi tulisan di beberapa media massa. Dan tema-tema lainnya. Bahkan barusan saya mandi air hangat. Rasanya segar dan benar-benar bikin segar. Kalau kemarin masih kaku bil

MUHAMMADIYAH DAN TRADISI MEMBANGUN BANGSA MAJU

Gambar
HARI ini Senin (8/2/2021) saya ada janjian pertemuan dengan seorang pejabat. Awalnya pertemuan direncanakan di Cikini, namun karena ada suatu dan lain hal, pertemuan pun dipindahkan ke sekitaran Kantor KPU Pusat di Jl. Imam Bonjol No. 29. Karena perjalanan sang pejabat menuju tempat yang dijanjikan cukup lama, saya pun berinisiatif untuk melaksanakan shalat zuhur di masjid terdekat. Tepatnya di kompleks Kantor PP Muhammadiyah Jakarta.  Sambil menanti sang pejabat di Kantor KPU Pusat, saya pun memanfaatkan waktu untuk berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah atau Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jl. Menteng Raya No.62 Jakarta. Selain bertemu dan menyapa beberapa karyawan yang bertugas di pintu masuk dan ruang penerimaan tamu, saya juga sempat menengok masjid baru di kompleks kantor PP Muhammadiyah yang baru saja dibangun.  Ya, Jakarta bakal punya icon baru dan menarik untuk dikunjungi. Sebuah bangunan unik berlantai enam, dengan arsitektur bangunan yang sangat megah dan eksotik. Meski ‘hanya’

HUJAN DAN CINTA ALLAH YANG TAK PERNAH BERAKHIR

Gambar
Alhamdulillah, sekarang sudah memasuki musim hujan. Di mana-mana hujan turun. Bahkan menurut informasi yang saya dapatkan dari berbagai daerah, di hampir semua propinsi lagi musim hujan. Ada yang lebat, sedang, tapi ada pula yang ringan. Intinya, sekarang lagi musim hujan. Ketika hujan turun, beragam cara kita menyikapinya. Ada yang senang, gembira, dan penuh suka cita karena sudah lama hujan tak turun. Tapi banyak pula yang kesal, marah, jengkel, dan kecewa, karena merasa dirugikan akibat hujan datang.  Hujan adalah anugerah dan nikmat yang diberikan Allah kepada manusia. Hujan memberi banyak manfaat bagi seluruh makhluk-Nya di muka bumi. Dengan titik air yang turun dari langit tersebut, pemandangan terlihat lebih sejuk. Sebuah keindahan alam bagi hamba-hamba Allah yang selalu bertafakkur. Bahkan seluruh kebutuhan hampir semua makhluk hidup teruama manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan pun terpenuhi.  Hujan adalah tanda paling sederhana betapa Allah sangat cinta pada kita, hamba-Nya. Ia