Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Analisis Sosial; Pemantik untuk IMM

Gambar
PADA Sabtu 30 Mei 2026, saya mendapat kesempatan menjadi salah satu narasumber acara Darul Arqam Dasar (DAD) Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Faqih Usman yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon-Jawa Barat. Pada kesempatan berharga ini saya didaulat untuk menjelaskan materi “Analisis Sosial”.  Saya berpandangan bahwa materi ini sangat penting dan relevan. Bagaimana pun, mahasiswa yang umumnya berusia muda, memiliki gejolak yang lebih emosional dan bersifat idealis. Mahasiswa pada hakikatnya selalu menjadi kelompok terdidik  yang mampu menghadirkan perubahan sosial. Mereka pun kerap terpanggil untuk kepentingan masyarakat lemah atau dilemahkan, termasuk masyarakat yang tidak mendapatkan kesejahteraan dan keadilan.  Mahasiswa menjadi aktor perubahan (actor of change) untuk seluruh elemen, baik pada mahasiswa itu sendiri maupun kepada masyarakat luas, juga bangsa dan negara, mahasiswa memiliki kemampuan yang kritis yang d...

Dari Pendidikan Keluarga untuk Generasi Kuat

Gambar
PENDIDIKAN keluarga merupakan salah satu lembaga pendidikan utama dan pertama dalam kehidupan umat manusia, terutama dalam kehidupan keluarga muslim. Kesuksesan pendidikan keluarga akan berdampak pada ketenangan hidup sebuah keluarga. Bahkan dengan proses pendidikan yang berhasil akan berdampak pada peran sosial keluarga pada lingkungan atau masyarakat luas.  Hal tersebut merupakan salah satu pesan pada  Kajian Keluarga Sakinah yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Jumat 22 Mei 2026. Acara yang berlangsung di Masjid Mujahidin Muhammadiyah Sumber dan dihadiri 60-an jamaah tersebut mengangkat tema "Generasi Penyumbat” dengan narasumber Ustadz Ahmad Mapparumpa, S.Ag., M.Pd., Ketua Dewan Pakar Majelis Tablig PDM Kabupaten Cirebon.  Keluarga yang tersumbat dari kebaikan hingga sakinah umumnya ditentukan oleh dua sosok penting, yaitu suami dan istri sebelum kelak keduanya menjadi orangtua untuk anak-anak mereka. Karena itu, p...

Cantiknya Bukit Muhammadiyah Di Manggarai Barat NTT

Gambar
MUHAMMADIYAH memang selalu membuat kejutan demi kejutan baru. Bukan saja bagi warga persyarikatan khususnya tapi juga bagi warga non Muhammadiyah pada umumnya. Pada suasana negara termasuk Manggarai Barat atau Mabar NTT dirundung bencana non alam: Covid-19, medio 2020-2022 lalu, yang  menimbulkan dampak dalam banyak aspek, justru dari Muhammadiyah kita mendapat kabar unik dan menarik. Tepatnya dari salah satu aset Muhammadiyah. Ya, bukit Muhammadiyah, demikian saya menyebutnya, yang terletak di Kampung Lemes, Macang Tanggar, Manggarai Barat-NTT tetiba dan mendadak terkenal. Setelah sekian waktu “dipenjara” untuk menghindari dampak Covid-19, warga Labuan Bajo dan sekitarnya kalau itu begitu berani dan ramai mengunjungi tempat yang luasnya sekitar 62 hektar ini. Bahkan keluarga saya dari kampung pun berkunjung ke tempat ini.  Saya sendiri belum pernah berkunjung ke salah satu aset terbesar Muhammadiyah ini. Namun dari berbagai video dan foto yang dipublikasi di jagat maya oleh p...

Urgensi Keteladanan Di Dunia Pendidikan

Gambar
Akhir-akhir ini dunia pendidikan Indonesia masih saja mengalami berbagai masalah dan tantangan serius juga pelik. Dari guru dicela secara terbuka oleh para siswanya dan mahasiswa tersangkut kasus amoral, hingga oknum dosen terlibat kasus korupsi dan berbagai kasus lainnya. Bahkan tak sedikit para penggawa pendidikan yang terjebak pada kasus hukum seperti korupsi, perselingkuhan dan pemalsuan ijazah juga gelar.  Hal tersebut terungkap dalam acara Pengajian Bulanan Hari Ber-Muhammadiyah Keluarga Besar Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang berlangsung pada Ahad 3 Mei 2026 di Masjid Mujahidin, Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan ini dilangsungkan dalam rangka meneguhkan silaturahim keluarga besar Muhammadiyah dalam lingkup Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumber.  Pada kajian yang bertema "Refleksi Hardiknas untuk Peradaban Keislaman dan Keindonesiaan" ini menghadirkan Prof. Dr. H. Hajam, MA., Wakil Rektor III UIN Siber Syeikh Nurjati Cirebon, ...

Shaum Sebagai Perisai Diri

Gambar
SHAUM Ramadan adalah salah satu ibadah wajib bagi orang beriman. Bahkan dalam Islam, ia menjadi salah satu rukun Islam. Allah secara tegas memanggil orang beriman untuk menjalankan ibadah shaum di bulan Ramadan. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu ber-shaum sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. al-Baqarah: 183) Pada Sabtu 21 Februari 2026 malam, kuliah tujuh menit atau kultum sebagai rangkaian tarawih di Masjid Maslicha, Talun, Cirebon, Jawa Barat, disampaikan oleh Bapak Sukisna, S.Pd. dengan materi berjudul “Shaum Sebagai Perisai Diri Dari Dosa”. Di hadapan ratusan jamaah yang berasal dari warga kompleks Perumnas Bumi Arumsari ini, penceramah mengingatkan jamaah dan kita semua seputar ibadah shaum, termasuk manfaatnya.  Pesan Penting  Saya mencatat beberapa poin penting yang disampaikan oleh penceramah selama kurang lebih 7 menit ini. Pertama, shaum adalah panggilan spesial dari Allah untuk orang berima...

Selamat Jalan Bang Muhamad Muhar!

Gambar
Innalillahi wa Inna ilaihi rooji'un, itulah ungkapan reflek ketika saya mendapat kabar meninggalnya saudara sepupu kami Bapak Muhamad Muhar, akrab saya sapa Bang Muhar, pagi menjelang sahur Sabtu 21 Februari 2026. Kabar tersebut saya peroleh dari adik saya, Rafik Jumalik (Bapaknya Fiqi), Anggota BPD Desa Golo Sengang, tetangga Desa Mata Wae.    Informasi yang sama saya peroleh dari paman saya atau sepupu ibu saya, Bapak Abdul Mispaki, yang berdomisili di Solo, Jawa Tengah. Rupanya, kabar meninggalnya Bang Muhar telah menyebar viral di media sosial sejak pukul 03.00 WITA, sejak kabar meninggalnya disebar oleh pihak keluarga ke keluarga besar yang berada di berbagai kota di Indonesia.  Hubungan Keluarga  Bapaknya Bang Muhar meninggal pada Rabu 15 Oktober 2025 sekitar pukul 12.17 WIB di RSUD Komodo di Merombok, Manggarai Barat, NTT. Kakek saya dari jalur ibu dan kakeknya dari jalur bapak adalah adik kakek. Kakek saya adalah adik bungsu dari beberapa bersaudara. Semuanya...

Dampak Ganda Ramadan; Dari Takwa Hingga Keberdayaan Sosial

Gambar
KITA layak bersyukur karena saat ini kembali Allah pertemukan dengan bulan mulia, yaitu bulan Ramadan di tahun 1447 H. Pada Ramadan lalu, bisa jadi ada diantara keluarga, tetangga dan kolega kita yang kali ini sudah tak bisa bersama kita lagi karena menemui ajal kematiannya. Kita doakan semoga mereka mendapat jatah surga di sisi Allah. Sementara kita masih diberi kesempatan, yang mesti kita manfaatkan dengan baik untuk hal-hal yang bermanfaat.  Orientasi shaum Ramadan adalah takwa. Karena itulah standar kita di hadapan Allah. Allah berfirman, "Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti." (QS. al-Hujurat: 13)  Ramadan adalah bulan shaum yang punya kandungan "imsak", yaitu menahan, me...

Bencana Media dan Solusi Alternatif Qur'ani

Gambar
SALAH satu bencana besar yang menimpa bangsa dan negara kita di era media yang semakin menjamur ini adalah konten negatif. Konten negatif mencakup gambar dan video seronok, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik, caci maki, cela mencela, penghinaan, permusuhan, berita bohong dan teror atau ancaman tindakan kriminal. Konten media terutama media sosial seperti YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, Blog dan sebagainya makin mengkhawatirkan. Tak sedikit yang terlibat berbagai kasus hingga candu, bahkan nyaris tak menemukan solusi dari aspek medis.  Kita bersyukur karena memiliki bulan mulia yaitu Ramadan, yang kita temui di setiap tahunnya. Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan shaum, dimana kita menjalankan berbagai ibadah Ramadan sebagai sistem kendali spiritual, moral dan akhlak. Dari shaum dan qiyam (shalat tarawih) hingga itikaf, sedekah, tilawah al-Quran dan ibadah lainnya. Berbagai ibadah tersebut menjadi hal yang sudah lumrah dan rutin kita lakukan dari Ramadan ke ...

Media Sosial dan Konten Keislaman Sebagai Alternatif

Gambar
Perkembangan dan fenomena media sosial belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Satu sisi, media sosial bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, namun tak sedikit yang menggunakannya untuk hal-hal yang merusak. Bahkan tak sedikit yang mengisinya dengan berbagai macam kontek buruk. Selain melakukan penipuan dan penyebaran hoaks, juga dalam bentuk caci maki dan saling mencela antar sesama anak bangsa.  Informasi hoaks pun telah menjadi fenomena yang membuat kita mengelus dada, hingga marah. Dampaknya bukan saja menimbulkan permusuhan antar kelompok dan sesama warga tertentu, tapi juga menimbulkan aksi kriminal bahkan menimbulkan dampak buruk yang lebih besar. Faktanya, konten hoaks pun telah mendapatkan tempat tersendiri di sebagian netizen. Selain karena minim dan lemahnya literasi media, juga karena unsur kesengajaan dalam menebar hoaks.  Hoaks dan Konten Alternatif  Hoaks memang layak dibasmi, namun kita tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum yang berlaku. Satu ...

Selamat Jalan Sahabatku Mas Afif Rivai!

Gambar
SAYA baru saja menuntaskan aktivitas sore membaca al-Qur’an bersama keluarga kecil saya, menjelang azan magrib tiba. Sesaat setelah itu, saya menengok facebook beberapa wartawan senior dan kolega saya. Salah satu yang saya tengok adalah akun Facebook Mas Raswidi Hendra Suwarsa, akrab saya sapa Kang Raswidi. Ia merupakan salah satu penggawa di Radar Cirebon Grup, yang belakangan aktif sebagai pembaca acara Talkshow “Ngopi Dingin” di Radar Cirebon Televisi (RCTV) setiap pukul 08.00 WIB.  Pada akun facebook-nya per-Kamis 5 Februari 2026 pukul 18.21 WIB, Kang Raswidi men-share informasi perihal meninggalnya salah satu sahabat dekat saya, Mas Afif Rivai. Karena waktu magrib cukup mepet, saya dan keluarga kecil saya langsung menunaikan shalat magrib. Setelah itu, saya langsung menghubungi keluarga Mas Afif, tepatnya adik kandung Mas Afif.  Pada Jumat (23/1/2026) dan Rabu (4/2/2026), adiknya juga mengirim kabar dan berkomunikasi dengan saya tentang Mas Afif yang lagi sakit.  Ber...

Khidmat HMI Untuk Indonesia

Gambar
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan Islam yang dikenal solid dan memiliki jejaring yang sangat kuat juga luas di seluruh penjuru nusantara. HMI didirikan di Yogyakarta pada tanggal 5 Februari 1947 bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H oleh Lafran Pane bersama 14 mahasiswa lainnya di Sekolah Tinggi Islam (STI), Yogyakarta, yang sekarang kita kenal sebagai Universitas Islam Indonesia (UII).  14 mahasiswa yang dimaksud adalah Kartono Zarkasy (Ambarawa), Dahlan Husein (Palembang), Siti Zainah (istri Dahlan Husein, Palembang), Maisaroh Hilal (cucu pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan, Singapura), Soewali (Jember), Yusdi Gozali (Semarang, juga pendiri PII), M. Anwar (Malang), Hasan Basri (Surakarta), Marwan (Bengkulu), Tayeb Razak (Jakarta), Toha Mashudi (Malang), Bidron Hadi (Kauman-Yogyakarta), Zulkarnaen (Bengkulu), dan Mansyur.  Dari fase berdiri, Orde Lama dan Orde Baru hingga Orde Reformasi, HMI tak sepi dari kritik. Baik dar...

Tradisi Menulis; Tantangan dan Jalan Keluar

Gambar
SAYA adalah pemula dalam dunia kepenulisan. Sebagai pemula, saya kerap mengalami tantangan berat, tiga diantaranya yaitu (1) konsistensi menulis, (2) menjaga tradisi penopang utama seperti aktif membaca buku atau tulisan lain sebagai sumber ide atau inspirasi, dan (3) jam terbang. Dalam level tertentu tiga tantangan ini cukup mengganggu dan bisa-bisa pada waktu tertentu seperti kehilangan daya untuk sekadar melahirkan satu buku di setiap bulannya, bahkan satu artikel pendek di setiap harinya.  Tantangan Penulis Pemula  Pertama, konsistensi menulis. Saya harus akui bahwa di dunia kepenulisan, saya adalah pemula. Levelnya masih ingusan, jauh jaraknya dengan para suhu yang sudah menulis banyak karya, baik buku dan novel maupun artikel lepas yang dipublikasi di berbagai media. Dalam beberapa momentum, saya kadang diserang rasa malas, sehingga tidak bisa menghasilkan satu tulisan pendek sekalipun. Bila dibiarkan terus berlalu tanpa jalan keluar, maka saya bakal terjebak dalam ranja...