Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Mari Berangkat Umrah Bersama MHU!

Gambar
DAMPAK bencana non alam: Covid-19 yang melanda dunia selama dua tahun terakhir menimpa semua aspek kehidupan masyarakat dunia termasuk di Indonesia, salah satunya dunia bisnis. Namun demikian, PT. Manasik Haji Umrah (MHU) yang berdiri 2021 lalu memilih untuk bangkit, tak mengalah dan menempuh jalan berani. Setelah beberapa kali memberangkatkan jamaah haji dan umrah, kini MHU melakukan ekspansi kepengurusan perusahaan ke berbagai propinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Di samping itu, juga mengadakan berbagai seminar bisnis sebagai upaya edukasi masyarakat dan penunjang majunya perusahaan.   Dalam hal ini, misalnya, MHU Jawa Barat. Setelah pembentukan dan peng-SK-an kepengurusan MHU Jawa Barat beberapa waktu lalu, MHU Jawa Barat langsung tancap gas dengan menyelenggarakan Seminar Bisnis UmrahPreneur di Grand Triyas Hotel di Kota Cirebon, Ahad (27/11/2022). Pada acara yang bertema “Mencetk Pejuang Baitullah Berpenghasilan Ratusan Juta Per Bulan” dan dihadiri oleh ratusan tokoh

Menelisik Kembali Fiqih Khutbah dan Imam Jumat

Gambar
At-Taqwa Center bekerjasama Baznas Kota Cirebon kembali adakan Pelatihan Kader Khotib dan Da'i Profesional Se-Ciayumajakuning di Aula Utama Islamic Center at-Taqwa, Kota Cirebon. Acara ini dilaksanakan pada Jumat-Ahad 25-27 November 2022 dan diikuti oleh ratusan peserta lintas organisasi dan masjid dari Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).  Pada Sabtu (26/11/2022), untuk materi ketiga  "Fiqih Khutbah dan Imam", panitia menghadirkan H.M. Utsmani, M.H.I. (Sekretaris Umum at-Taqwa Center) sebagai narasumber. Sebagai salah satu peserta pada forum yang dihadiri oleh 100-an lebih peserta dari berbagai kota/kabupaten sekaligus organisasi atau lembaga Se-Ciayumajakuning ini, saya mencatat poin materi dari Pak Utsmani. Tentu saya hanya mencatat dan mengelaborasi sesuai kemampuan saya yang sangat terbatas dan butuh banyak belajar.   Pada kesempatan ini Pak H. Utsman mengawali materinya dengan berbagai permasalahan yang muncul di tengah kehidupan masyarakat

Menjadi Da'i yang Menggugah

Gambar
DALAM rangka merespon kebutuhan masyarakat di Kota Cirebon dan sekitarnya, At-Taqwa Center bekerjasama Baznas Kota Cirebon mengadakan Pelatihan Kader Khotib dan Da'i Profesional Se-Ciayumajakuning di Aula Utama Islami Center at-Taqwa, Kota Cirebon. Acara ini dilaksanakan pada Jumat-Ahad 25-27 November 2022 dan diikuti oleh peserta dari Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).  Pada Sabtu (26/11/2022), untuk materi kedua "Menjadi Da'i Profesional dan Menggugah", panitia menghadirkan Prof. Dr. KH. Satori Ismail (Ketua Umum Ikatan Da'i Indonesia, IKADI) sebagai narasumber. Sebagai salah satu peserta pada forum yang dihadiri oleh 100-an lebih peserta dari berbagai kota/kabupaten sekaligus organisasi atau lembaga Se-Ciayumajakuning ini, saya mencatat poin materi Prof. Satori. Tentu saya hanya mencatat dan mengelaborasi sesuai kemampuan saya yang sangat terbatas dan butuh banyak belajar.  Menurut Prof. Syatori, da'i dalam beragam macamnya, baik

Retorika Dakwah

Gambar
Secara sederhana dakwah adalah upaya sungguh-sungguh mengajak manusia kepada kebenaran dan menghindar dari kemungkaran. Tugas dan peran dakwah merupakan urusan penting, sehingga para da'i mesti memiliki kemampuan tertentu. Ya, dalam menjalankan peran dakwah, terutama dakwah dalam bentuk khutbah tentu membutuhkan kemampuan komunikasi dan retorika yang baik. Di sini, da'i atau khotib mesti memiliki kemampuan komunikasi dan retorika yang baik, tepat, dan mudah dipahami oleh pendengar atau audiens.  Dalam rangka membentuk kader da'i dan khotib yang profesional pada Jumat-Ahad 25-27 November 2022 At-Taqwa Center bekerjasama Baznas Kota Cirebon mengadakan Pelatihan Kader Khotib dan Da'i Profesional Se-Ciayumajakuning di Aula Utama Islami Center at-Taqwa, Kota Cirebon. Setelah pembukaan dan materi pertama pada hari pertama (Jumat/25/11/2022), pada hari kedua (Sabtu/26/11/2022) materi pertama panitia menghadirkan narasumber Dr. H. Ayub Ahmad Furqon Aminullah, M.Ag. (Kepala Seks

Kompetensi Da'i Di Era Kekinian

Gambar
At- Taqwa Center kembali menyelenggarakan acara Pelatihan Pendidikan untuk Da'i dan Khotib Se-Wilayah III Cirebon (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, Ciayumajakunjng) di Aula Utama at-Taqwa Center. Acara ini diselenggarakan selama tiga hari, Jumat-Ahad, 25-27 November 2022. Beberapa narasumber didaulat untuk menyampaikan beberapa materi, salah satunya Dr. Ahmad Kholiq, MA. Pada hari pertama pakar Hukum Islam ini menyampaikan materi Adab dan Etika Berkhutbah, yang mengerucut pada materi Kompetensi Da'i Era Digital.  Pada kesempatan kali ini Doktor Kholiq menjelaskan bahwa seorang da'i (khotib, penceramah) mesti memiliki beberapa hal penting. Pertama, visi dan misi yang benar. Visi dan misinya mesti benar dan lurus yang dilandasi oleh al-Quran dan al-Hadits. Hal ini menjadi penentu sukses atau tidaknya da'i dalam menjalankan peran dakwahnya, baik dakwah kemasyarakatan maupun khutbah dalam bentuk apapun. Untuk itu, seorang da'i mesti banyak belajar, sehingga

Jurus Mendidik Anak Di Era Digital

Gambar
SALAH satu hal penting dalam kehidupan orangtua terutama di era digital ini adalah pendidikan anak. Pendidikan anak menjadi penting karena mampu mempengaruhi karakter dan masa depan anak. Sehingga sangat wajar bila pendidikan anak, termasuk melalui lembaga pendidikan keluarga, mendapat perhatian banyak orang. Bagaimana pun, pendidikan keluarga merupakan unit atau lembaga pendidikan paling pertama dan utama anak. Di sini, orangtua adalah pendidik pertama dan utamanya.  Hal ini terungkap dalam acara Talkshow Parenting bertema "Membangun Solidaritas Bersama Anak; Kiat Menghadapi Tantangan Di Era Digital" yang diselenggarakan di Lantai 5 Gedung 2 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syeikh Nurjati Cirebon pada Kamis 24 November 2022. Pada acara yang dihadiri oleh mahasiswa program studi PIAUD FTIK dan umum ini menghadirkan dua narasumber yaitu Jazariyah, M.Pd. dan Syifauzakia, M.Pd., keduanya Dosen program studi PIAUD FTIK IAIN Syeikh Nurj

Mengenang Nasehat Kiai Aceng Zakaria

Gambar
BERAMAL itu mesti dibangun dan dibingkai oleh ilmu. Ilmunya mesti benar dan diperoleh dengan cara yang benar. Sehingga kehidupan bisa dilalui dengan cara yang benar. Itulah poin penting pada pengajian bulanan Persatuan Islam (Persis) Cirebon Raya yang diadakan pada Ahad 26 Juni 2022 setelah Ashar hingga menjelang Magrib. Acara ini langsung dihadiri oleh Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis) kala itu (sebelum Muktamar terbaru) KH. Aceng Zakaria sebagai narasumber. Acara yang diadakan di Masjid Al-Falah Kedawung, Kabupaten Cirebon-Jawa Barat ini dihadiri oleh keluarga besar Persis dan umum yang mendapatkan informasi untuk menghadiri acara ini.  Kiai Aceng Zakaria, demikian kerap beliau disapa, merupakan salah satu ulama penting di lingkungan Persis. Selain dikenal ahli dalam bidang fiqih, sosok kelahiran Garut 11 Oktober 1948 ini juga ahli di bidang tafsir dan bahasa Arab. Alumnus PPI Perjalanan Bandung ini aktif mengisi ceramah atau pengajian keagamaan di berbagai kota, terutama dengan

Inspirasi Kepahlawanan KH. Ahmad Sanusi

Gambar
AJENGAN Ahmad Sanusi adalah KH. Ahmad Sanusi (Kiai Sanusi), yang juga dikenal dengan Ajengan Cantayan. Sosok 'alim ini dikenal juga dengan Ajengan Genteng atau Ajengan Gunungpuyuh. Hal ini sangat wajar karena beliau lahir di Cantayan, Under Distrik Cikembar, Distrik Cibadak, Under Afdeling Sukabumi-Jawa Barat  pada 18 September 1888 dan meninggal di Sukabumi pada 31 Juli 1950. Beliau merupakan satu dari tiga pendiri ormas Islam Persatuan Ummat Islam (PUI) lainnya yaitu KH. Abdul Halim (Majalengka) dan Mr. R. Syamsuddin (Sukabumi).   Diantara pesan kepahlawanan Kiai Sanusi, yaitu, pertama, Kiai Sanusi adalah sosok pendidik sekaligus ulama yang cerdas. Hal ini bisa dipahami dari konsennya. Bayangkan saja, beliau adalah tokoh Sarekat Islam dan pendiri Al-Ittahadiyatul Islamiyah (AII), sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan dan ekonomi. Pada awal Pemerintahan Jepang, AII dibubarkan dan secara diam-diam beliau mendirikan Persatuan Umat Islam Indon

Urgensi Pendidikan Keluarga

Gambar
ISLAM adalah agama yang sempurna dan diterima atau diridhoi di sisi Allah. Ia adalah satu-satunya agama yang menjadikan seluruh ucapan dan tindakan umatnya diberi balasan, baik pahala maupun dosa atau hukuman. Seluruh gerak-gerik umatnya mendapatkan penilaian sejak masuk kategori mukalaf (masuk usia terkena beban syariat, taklif) seperti baligh dan tamyiz atau bisa membedakan antar yang benar dan yang salah. Islam bukan saja agama yang memiliki konsep ibadah yang jelas tapi juga agama yang memiliki konsep tentang kehidupan sosial yang juga jelas.  Allah berfirman, "Sesungguhnya agama (yang diridhoi) di sisi Allah ialah (hanyalah) Islam...." (QS. Ali 'Imran: 19. Pada surat lain Allah berfirman,  "... pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian ad-din kalian dan telah Aku sempurnakan pula nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridho al-islam sebagai ad-din bagi kalian. (QS. al-Ma'idah: 3).  Salah satu konsep yang sangat jenial dalam Islam adalah konsep pendidikannya. Ba

Semakin Produktif Menulis, Optimis Bisa!

Gambar
MANUSIA adalah makhluk terbaik yang pernah Allah ciptakan dengan segala macam potensi dan keunikannya. Diantara potensi yang akrab dan sering kita saksikan sendiri yaitu akal sehat. Akal adalah medium penting yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Sehatnya akal akan memudahkan kita untuk memahami segala sesuatunya, bahkan mampu menempatkan suatu pada martabatnya yang tepat.  Kini kita masih berada di tengah situasi pandemi: Covid-19. Bencana non alam ini membuat kehidupan kita berjalan tidak normal. Karena itu, kita dipaksa untuk melakukan penyesuaian sehingga mampu melalui kondisi semacam ini secara produktif. Jangan sampai bencana ini justru menimbulkan bencana baru yang berdampak buruk bagi kehidupan kita, keluarga bahkan bangsa kita. Memang kondisi ini cukup berat, namun semuanya bisa dilalui bila kita selalu terpantik untuk berbenah dan melakukan berbagai inovasi yang berguna.  Berkaitan dengan hal ini saya merasa bersyukur dan bangga karena bisa menghadiri acara "Dial