Postingan

Wanita Dalam Islam

Gambar
WACANA kesetaraan gender akhir-akhir ini telah berkembang menjadi program sosial yang diformat secara akademik dan disosialisasikan secara politis. Wacana gender, yang berasal dari masyarakat Barat sebagai gerakan feminism yang telah lama mengalami problem hubungan antara wanita dan laki-laki ini, dinilai mampu menghadirkan keadilan peran antar laki-laki dan perempuan dalam segala aspeknya. Padahal wacana feminisme mengandung banyak problem, bahkan cenderung melangkahi kodrat wanita itu sendiri.     Paradoks Feminisme Sejarah feminis muncul di Barat di masa pencerahan (The Enlightenment), di Barat oleh Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis den Condorcet yang berjuang untuk pendidikan perempuan. Perjuangan feminis sering disebut dengan istilah gelombang (wave) dan menimbulkan kontroversi atau perdebatan, mulai dari feminis gelombang pertama (first wave feminism) dari abad 18 sampai ke pra 1960, kemudian gelombang kedua setelah 1960, dan bahkan gelombang ketiga atau Post Fe...

Meneguhkan Jawa Barat Sebagai Propinsi yang Rukun dan Damai

Gambar
Alhamdulillah pada Rabu-Jumat, 10-12 November 2021 lalu saya berkesempatan menghadiri acara Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh pemerintah Propinsi Jawa Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Bidang Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat di Hotel Prima, Kota Cirebon dengan tema "Meneguhkan Jawa Barat Sebagai Rumah Bersama Semua Umat Beragama". Pada kesempatan ini saya selaku Kepala Bidang Sosial-Politik BKPRMI Kota Cirebon hadir sebagai delegasi atau mewakili DPD Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Kota Cirebon dengan surat resmi yang diketahui oleh Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Cirebon Umar S. Clau. Walau demikian, para tokoh sangat mengenal bahwa saya juga merupakan Wakil Sekretaris Umum DPW PUI Jawa Barat.  Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Bidang Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Barat Drs. H. Barnas Adjidin M.M., M.M.Pd....

BKPRMI Kota Cirebon Apresiasi Kesra Jawa Barat Gelar Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama

Gambar
Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Kota Cirebon turut hadir dan mengapresiasi Kesra Jawa Barat yang sukses menggelar Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama selama Rabu-Jum'at (10-12/11/2021).  Kegiatan yang diselenggarakan di sebuah hotel di Kota Cirebon ini dinilai menjadi langkah strategis sekaligus praktis untuk menjadikan Jawa Barat juara, khususnya Kota Cirebon sebagai kota/kabupaten model kerukunan umat beragama untuk kota/kabupaten di Jawa Barat.  Demikian dikatakan oleh Umar S. Clau, M.Kom Ketua Umum BKPRMI Kota Cirebon melalui Syamsudin Kadir, M.Si selaku Kepala Bidang Sosial-Politik BKPRMI Kota Cirebon di acara Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama yang di selenggarakan oleh Biro Kesra Jawa Barat, Jumat (12/11/2021). "Kegiatan semacam ini sangat baik dan perlu diadakan kembali ke depan dengan tetap membenahi kualitas materinya sehingga indeks kerukunan benar-benar meningkat dan terwujud dalam kehidupan ril masyarakat," kata Syamsudin Kadir.   Ban...

Menelisik Kembali Nilai-nilai Kepahlawanan Kiai Ahmad Sanusi

Gambar
PADA Selasa 09 November 2021 (malam) saya menghadiri acara Webinar Pemberian Gelar Pahlawan Nasional yang diselenggarakan oleh DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) DKI Jakarta dengan tema “KH. Ahmad Sanusi Tokoh PUI Memperjuangkan Negeri Mengawal BPUPKI Layak Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional Dalam Membersamai Negeri" melalui Zoom Meeting.  Pada acara yang diselenggarakan pukul 19.30-23.00 WIB yang dimoderatori oleh H. Syaiful Anwar, Lc, MA. (Ketua Umum DPW Pemuda PUI DKI Jakarta) ini beberapa tokoh didaulat menjadi narasumber, yaitu pertama, Dr. Mohammad Iskandar, MS (Ahli Sejarah UI dan Anggota Detimpus PUI) yang menyampaikan materi "Sejarah Perjuangan KH. Ahmad Sanusi Serta Proses Pengajuan KH Ahmad Sanusi Sebagai Pahlawan Nasional"; Kedua, Dr. Hidayat Nurwahid, MA. (Wakil Ketua MPR RI) yang menyampaikan materi "Apresiasi Negara Terhadap Tokoh Pendiri Bangsa"; Ketiga, Dr. Munandi Saleh (Ketua Detimpus PUI) yang menyampaikan materi "Kelayakan KH. Ahmad Sanu...

Pesan Toleransi dan Kerukunan Beragama Dari Kota Cirebon

Gambar
PADA Rabu 10 November 2021 saya menghadiri acara pembukaan dan materi pertama Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama Wilayah Kota/Kabupaten Cirebon di Hotel Prima, Kota Cirebon-Jawa Barat. Acara yang dihadiri oleh delegasi atau perwakilan berbagai ormas lintas agama, baik Islam maupun non muslim di Kota dan Kabupaten Cirebon ini diadakan selama tiga hari sejak Rabu hingga Jumat, 10-12 November 2021.  Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah (Sekda) propinsi Jawa Barat Drs. Barnas Adjidin, MM., M.M.Pd. Pada sambutannya sosok yang mudah senyum dan akrab dengan semua kalangan ini menyampaikan beberapa poin penting, pertama, menghadirkan kerukunan merupakan tanggungjawab dan menjadi keniscayaan bersama. Karena itu, saling asah dan saling asuh perlu dipraktikkan dalam kehidupan di tengah masyarakat yang beragam.  "Membangun semangat kebersamaan dengan upaya menghadirkan kerukunan sesama perlu ditingkatkan. Hal ini bisa dilakukan d...

Menelisik Kembali Nilai-nilai Kepahlawanan Kiai Ahmad Sanusi

Gambar
PADA Selasa 09 November 2021 (malam) saya menghadiri acara Webinar Pemberian Gelar Pahlawan Nasional yang diselenggarakan oleh DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) DKI Jakarta dengan tema “KH. Ahmad Sanusi Tokoh PUI Memperjuangkan Negeri Mengawal BPUPKI Layak Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional Dalam Membersamai Negeri" melalui Zoom Meeting.  Pada acara yang diselenggarakan pukul 19.30-23.00 WIB yang dimoderatori oleh H. Syaiful Anwar, Lc, MA. (Ketua Umum DPW Pemuda PUI DKI Jakarta) ini beberapa tokoh didaulat menjadi narasumber, yaitu pertama, Dr. Mohammad Iskandar, MS (Ahli Sejarah UI dan Anggota Detimpus PUI) yang menyampaikan materi "Sejarah Perjuangan KH. Ahmad Sanusi Serta Proses Pengajuan KH Ahmad Sanusi Sebagai Pahlawan Nasional"; Kedua, Dr. Hidayat Nurwahid, MA. (Wakil Ketua MPR RI) yang menyampaikan materi "Apresiasi Negara Terhadap Tokoh Pendiri Bangsa"; Ketiga, Dr. Munandi Saleh (Ketua Detimpus PUI) yang menyampaikan materi "Kelayakan KH. Ahmad Sanu...

Inspirasi Di Balik Mural Bergambar KH. Abdul Halim

Gambar
BEBERAPA waktu terakhir publik diramaikan dengan berbagai aksi para pegiat mural di beberapa tempat seperti di Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat. Termasuk di beberapa tempat lainnya di luar Jawa. Dalam konteks tertentu mural kerap dinilai sebagai aktivitas kritik secara terbuka atas berbagai fenomena sosial dan kebijakan publik yang dinilai tidak pro rakyat. Dan, kini memang menjadi tren dan punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.  Apabila dilihat dari perspektif sejarah, mural telah eksis menjadi media penyebar semangat juang. Apalah lagi pada masa melawan penjajahan, media semacam itu benar-benar punya dampak yang signifikan. Rata-rata tulisan mural di zaman tersebut, yaitu “Boeng Ajoe Boeng” dan “Merdeka atoe Mati”. Mural pun memiliki lakon sejarah panjangnya tersendiri. Tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi pembuatnya maupun bagi masyarakat luas yang sukses menemukan pesan di baliknya.  Mural berasal dari kata “murus” yang di dalam bahasa latin berarti d...