Postingan

REVIEW BUKU “MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL"

Gambar
TRILOGI pendidikan yang sudah mashur dalam perbincangan kita adalah sekolah, keluarga dan masyarakat. Bila sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan formal mendapat banyak porsi dalam perbincangan kita, maka pendidikan keluarga dan masyarakat belum menjadi perhatian yang maksimal. Sehingga, keterbatasan sekaligus kelemahan dalam proses pendidikan di lembaga formal seperti sekolah kerap tidak mengaitkannya dengan posisi sekaligus kontribusi pendidikan keluarga dan masyarakat.  Buku ini membangun kesadaran kolektif kita bahwa pendidikan merupakan tanggungjawab bersama, dari guru dan masyarakat hingga sekaligus yang utama adalah orangtua dalam pendidikan keluarga. Di sini dibahas secara runut mengenai karakter generasi ideal atau unggulan yang mesti dilahirkan dari berbagai level pendidikan, terutama dalam keluarga.  Di samping beberapa gagasan kekinian dan alternatif tentang penguatan peran juga kontribusi pendidikan sekolah dan masyarakat dalam melahirkan gener...

IKHTIAR MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL 

Gambar
HARI ini Kamis bertepatan dengan tanggal 23 Juli. Pada setiap 23 Juli untuk setiap tahunnya kerap dirayakan sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Pada momentum tanggal yang sama pada tahun-tahun sebelumnya kerap dirayakan dalam berbagai macam kegiatan. Baik dalam bentuk upacara resmi maupun seminar juga berbagai macam perlombaan. Suasana peringatan pun semakin hikmat dan meriah serta mendapat antusias dari berbagai kalangan, termasuk kalangan anak.  Suasana semacam itu memang sesuatu yang layak kita adakan, dengan tujuan agar kita punya kepedulian dan perhatian yang lebih kepada anak sebagai generasi pelanjut bangsa kelak. Dipahami bahwa anak-anak hari ini adalah tunas yang akan tumbuh-kembang menjadi generasi baru yang akan melanjutkan dan mengisi perjalanan bangsa ini ke depan. Maka peringatan semacam ini bukan saja diadakan sebagai rutinitas belaka, tapi yang tak kalah pentingnya adalah sebagai pecutan agar kita lebih serius dalam menyiapkan generasi unggulan Indonesia masa d...

SHASHA, AZKA DAN BUKHARI BAKAL PUNYA BUKU BARU 

Gambar
Alhamdulillah hari ini Selasa 21 Juli 2020 setelah menghadiri rekaman video untuk acara Selamat Pagi Cirebon RCTV yang akan ditayang pada edisi Rabu 22 Juli 2020, tanpa disengaja di sekitaran Kantor Radar Cirebon saya bisa bersua seorang penulis cilik Kota Cirebon Najla Nafisha Oviva Haryono.  Siswi kelas 5 di SDN Kebon Baru 6 Kota Cirebon yang kerap disapa Shasha ini telah menulis buku atau komik perdananya berjudul "Mr. Jogja". Suatu karya tulis yang bukan saja membanggakan siapapun tapi layak ditiru oleh siapapun. Baik orangtua maupun anak-anak.  Pada kesempatan ini saya dan anak pertama dari pasangan suami-istri Bapak Nova Haryono dan Ibu Novita Dewi Wulansari ini sempat foto bareng saya sembari memegang buku. Saya memagang buku dia setebal 68 halaman, dia memegang buku saya setebal 200 halaman yang berjudul "Selamat Datang Di Manggarai Barat". Saya sangat bangga dan haru karena pada kondisi dilanda bencana non alam: Covid 19 begini, masih ada ana...

BILA MENULIS UNTUK HARTA DAN JABATAN, SILAHKAN MINGGIR! 

Gambar
SAYA termasuk yang mengenal banyak akademisi dan pejabat yang punya gairah yang tinggi pada dunia kepenulisan. Mereka pun kerap menulis beragam tema yang menjadi fokus tulisan. Terutama yang sesuai dengan latar pendidikan dan karir mereka. Rerata tulisannya dalam bentuk artikel lepas.  Selain itu, ada juga yang menulis buku. Bila akademisi atau Dosen, biasanya menulis buku ajar atau yang terkait dengan mata kuliah yang diampuh di kampus tempatnya mengajar. Bila seorang pejabat di dinas tertentu, biasanya menulis tentang kebijakan publik dan sebagainya.  Saya juga mengenal beberapa politisi yang kerap bikin buku. Awalnya sih bilangnya sebagai upaya pewarisan, eh malah belakangan sudah tidak menulis lagi. Saya malah kerap bantu jadi penulis bayangan atau sekadar editor naskah buku mereka hingga kelak jadi buku.  Jadi saya paham betul apa tujuan mereka menulis atau membuat buku. Tujuannya politis. Buktinya, pada saat sudah menjabat atau bila tak jadi menjabat,...

MENANTI GEBRAKAN PARA PENULIS KOLOM WACANA KORAN RADAR CIREBON 

Gambar
KALI ini Ahad 19 Juli 2020 saya sangat senang sekali karena bisa menghadiri undangan Pimpinan Redaksi Koran Radar Cirebon di kantor redaksi Radar Cirebon. Pada acara ini saya bersama teman-teman penulis yang lain hadir di Forum Penulis Kolom Wacana Koran Radar Cirebon untuk membahas berbagai hal.  Pertemuan yang dimulai pada pukul 13.30 WIB ini diadakan sebagai lanjutan dari inisiasi beberapa penggawa Radar yang pernah melakukan pertemuan, yang merasa perlu untuk mengorganisir para penulis terutama penulis artikel di Kolom Wacana Radar Cirebon yang memang selama masih belum terorganisir.  Dipahami bahwa kolom Wacana merupakan kolom yang tidak begitu seksi bila dibandingkan dengan kolom atau halaman lain di koran Radar. Bisa dibilang kolom ini hanya dibaca oleh penulis dan teman dekat penulis. Atau mereka yang sensitif dengan isu-isu terkini. Itu pun bagi yang masih melek baca.  Pada sambutannya Pak Yuda Sanjaya dari Pemimpin Redaksi Radar Cirebon menyampaik...

BUKU TERBARU; MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL

Gambar
Alhamdulillah akhirnya buku saya dan istri setebal 200 halaman terbit juga. Buku ini merupakan antologi atau kumpulan tulisan atau artikel saya dan istri yang pernah dimuat di berbagai surat kabar dan media online, terutama yang dipublikasi pada Januari hingga Juni 2020 lalu.  Terima kasih banyak kepada para tokoh dan sahabat yang turut memberi koreksi dan bimbingan sehingga buku ini semakin bergizi dan gurih untuk dinikmati. Sungguh, koreksi dan bimbingan semacam itu benar-benar saya butuhkan.  Terima kasih banyak pula kepada para pembaca yang berkenan membaca seluruh tulisan atau artikel yang saya dan istri yang bertema seputar pendidikan dari berbagai aspeknya, yang belakangan memang menjadi fokus penulisan. Kiritik, saran dan masukannya sangat bermanfaat.  Koreksi, bimbingan, kritik, saran dan masukannya adalah energi sekaligus modal penting dalam menghasilkan karya tulis. Terutama karya tulis dalam bentuk artikel yang kelak menjadi buku. Karena itu pul...

MENULIS ITU BUTUH PEMAKSAAN

Gambar
HARI INI Rabu 15 Juli 2020, sekitar pukul 13.00 hingga pukul 15.00 WIB saya datang ke komplek Radar Cirebon di Jl. Perjuangan, Kota Cirebon-Jawa Barat. Kali ini saya janjian dengan seorang senior sekaligus penggiat literasi Kota Cirebon, Pak Deny Rochman.  Pada saat yang sama saya juga bersua dengan Mas Wibi, salah satu jurnalis senior di Kota Cirebon yang sudah malang melintang ke mana-mana. Tak ketinggalan pada pertemuan kali ini saya juga bertemu penggiat pendidikan sekaligus salah satu penggerak literasi Kota Cirebon Pak Indra Yusuf.   Berita baiknya, tiga orang yang saya sebutkan di atas adalah penulis dan punya karya tulis yang bisa dibaca di mana-mana. Silahkan cari sendiri atau hubungi ketiganya. Padahal profesi mereka masing-masing adalah guru dan jurnalis. Ternyata apapun profesinya bisa menulis bahkan punya buku karya.  Kali ini kami mengobrol tentang kepenulisan dan opini di media massa. Di samping membangun semangat kolektivisme untuk menggelia...