Postingan

Inspirasi Kepahlawanan KH. Ahmad Sanusi

Gambar
AJENGAN Ahmad Sanusi adalah KH. Ahmad Sanusi (Kiai Sanusi), yang juga dikenal dengan Ajengan Cantayan. Sosok 'alim ini dikenal juga dengan Ajengan Genteng atau Ajengan Gunungpuyuh. Hal ini sangat wajar karena beliau lahir di Cantayan, Under Distrik Cikembar, Distrik Cibadak, Under Afdeling Sukabumi-Jawa Barat  pada 18 September 1888 dan meninggal di Sukabumi pada 31 Juli 1950. Beliau merupakan satu dari tiga pendiri ormas Islam Persatuan Ummat Islam (PUI) lainnya yaitu KH. Abdul Halim (Majalengka) dan Mr. R. Syamsuddin (Sukabumi).   Diantara pesan kepahlawanan Kiai Sanusi, yaitu, pertama, Kiai Sanusi adalah sosok pendidik sekaligus ulama yang cerdas. Hal ini bisa dipahami dari konsennya. Bayangkan saja, beliau adalah tokoh Sarekat Islam dan pendiri Al-Ittahadiyatul Islamiyah (AII), sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan dan ekonomi. Pada awal Pemerintahan Jepang, AII dibubarkan dan secara diam-diam beliau mendirikan Persatuan Umat I...

Urgensi Pendidikan Keluarga

Gambar
ISLAM adalah agama yang sempurna dan diterima atau diridhoi di sisi Allah. Ia adalah satu-satunya agama yang menjadikan seluruh ucapan dan tindakan umatnya diberi balasan, baik pahala maupun dosa atau hukuman. Seluruh gerak-gerik umatnya mendapatkan penilaian sejak masuk kategori mukalaf (masuk usia terkena beban syariat, taklif) seperti baligh dan tamyiz atau bisa membedakan antar yang benar dan yang salah. Islam bukan saja agama yang memiliki konsep ibadah yang jelas tapi juga agama yang memiliki konsep tentang kehidupan sosial yang juga jelas.  Allah berfirman, "Sesungguhnya agama (yang diridhoi) di sisi Allah ialah (hanyalah) Islam...." (QS. Ali 'Imran: 19. Pada surat lain Allah berfirman,  "... pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian ad-din kalian dan telah Aku sempurnakan pula nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridho al-islam sebagai ad-din bagi kalian. (QS. al-Ma'idah: 3).  Salah satu konsep yang sangat jenial dalam Islam adalah konsep pendidikannya. Ba...

Semakin Produktif Menulis, Optimis Bisa!

Gambar
MANUSIA adalah makhluk terbaik yang pernah Allah ciptakan dengan segala macam potensi dan keunikannya. Diantara potensi yang akrab dan sering kita saksikan sendiri yaitu akal sehat. Akal adalah medium penting yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Sehatnya akal akan memudahkan kita untuk memahami segala sesuatunya, bahkan mampu menempatkan suatu pada martabatnya yang tepat.  Kini kita masih berada di tengah situasi pandemi: Covid-19. Bencana non alam ini membuat kehidupan kita berjalan tidak normal. Karena itu, kita dipaksa untuk melakukan penyesuaian sehingga mampu melalui kondisi semacam ini secara produktif. Jangan sampai bencana ini justru menimbulkan bencana baru yang berdampak buruk bagi kehidupan kita, keluarga bahkan bangsa kita. Memang kondisi ini cukup berat, namun semuanya bisa dilalui bila kita selalu terpantik untuk berbenah dan melakukan berbagai inovasi yang berguna.  Berkaitan dengan hal ini saya merasa bersyukur dan bangga karena bisa menghadiri acara "...

Menulis Buku, Mencintai Indonesia!

Gambar
SAYA lahir 8 Agustus 1983 di Kampung Cereng di Desa Golo Sengang, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat-NTT.  Saya menempuh pendidikan sekolah dasar di SDK Cereng yang berlokasi di kampung tersebut. Setelah itu, saya melanjutkan pendidikan dari pendidikan menengah dan atas hingga perguruan tinggi ke Lombok Barat-NTB, Surabaya-Jawa Timur, dan Kota Bandung-Jawa Barat. Kini, saya bersama istri juga anak kami berdomisili dan berkarir di Cirebon-Jawa Barat.   Salah satu aktivitas yang akrab dengan diri saya selama di tanah rantauan sejak 1996 hingga saat ini adalah menulis artikel untuk berbagai surat kabar dan majalah, lalu belakangan ini menulis buku. Berkaitan dengan hal ini beberapa bulan lalu saya mendapat undangan untuk menulis buku seputar G20. Tanpa menunggu lama saya pun turut berkontribusi pada penulisan buku yang dimaksud. Pada buku ini saya menyuguhkan artikel bertajuk "Moderasi dan Toleransi Beragama; Dari Muslim Indonesia untuk Peradaban Global", yang...

Pesan Penting Muscab VIII Syarikat Islam Cirebon

Gambar
Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kabupaten Cirebon adakan Musyawarah Cabang ke-VIII di Aula Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu 29 Oktober 2022. Pada acara yang bertema "Mempersiapkan Generasi Milenia dalam Menghadapi Perkembangan Ekonomi dan Perubahan Global" ini dihadiri oleh unsur pemerintah Kabupaten Cirebon, Sekretaris Jenderal Laznah Tanfiziyah DPP Syarikat Islam (Dr. Fery Juliantono, M.Si.), Ketua Umum DPW Syarikat Islam Jawa Barat (Dr. Nandang Koswara, M.Pd.), Ketua DPC Syarikat Islam Kab. Cirebon (H. Musara), Perwakilan Ormas Islam dan para Sepuh Syarikat Islam serta PAC Syarikat Islam Se-Kabupaten Cirebon.  Pada acara pembukaan forum ini saya mencatat tiga hal penting yang menjadi fokus Syarikat Islam ke depan. Pertama, pematangan konsep pendidikan dan penguatan ekonomi. Hal ini menjadi penting, sebab pendidikan adalah salah satu fokus pergerakan Syarikat Islam sejak awal hingga saat ini. Dengan begitu, Laznah Tanfiziyah DPP Syarikat Islam perlu menyusun dan mematangk...

Jurnalisme Dakwah, Optimis Bisa!

Gambar
JURNALISME adalah kegiatan menghimpun berita, mencari fakta, dan melaporkan peristiwa. Dalam prosesnya, sangat terkait dengan produksi sekaligus publikasi tulisan dalam beragam rupa atau jenisnya melalui beragam jenis media pula. Dakwah adalah upaya terencana dan dilakukan dengan ikhlas karena Allah dalam rangka mengajak manusia kepada kebenaran (Islam) dengan cara yang maruf (benar dan tepat) sekaligus menghindarkan mereka dari kemungkaran (batil dan salah).  Dakwah merupakan aktivitas kebaikan dan mulia yang diwariskan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya, kemudian dilanjutkan oleh para pengikut mereka, termasuk para ulama yang soleh sekaligus orang-orang yang tergerak hatinya untuk berdakwah di era ini. Dakwah akan mendapatkan respon baik bila dilakukan dengan cara yang baik. Metode dan media dakwah memiliki peranan penting dalam berdakwah. Sehingga para da'i pun mesti paham dan mampu memanfaatkan beragam media.  Salah satu "bonus" terbe...

Syarikat Islam dan Warisan Penting Cokroaminoto

Gambar
SIAPAPUN pasti mengenal sosok tokoh besar dan fenomenal ini. Ia adalah Haji Oemar Said Tjokroaminoto, dikenal mashur dengan HOS Cokroaminoto atau sebutan Cokroaminoto. Ia lahir di Ponorogo-Jawa Timur pada 16 Agustus 1883. Merupakan anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat wedana Kleco, Magetan pada saat itu. Ia meninggal dunia di Yogyakarta pada 17 Desember 1934, dalam usia 51 tahun. Ia dimakamkan di TMP Pekuncen, Yogyakarta, setelah jatuh sakit sehabis mengikuti Kongres SI di Banjarmasin-Kalimantan Selatan.  Setelah lulus dari Sekolah Rendah (SR), ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Pamong Praja di Magelang-Jawa Tengah. Setelah lulus, ia bekerja sebagai juru tulis patih di Ngawi-Jawa Timur. Tiga tahun kemudian, ia berhenti. Lalu ia pindah dan menetap di Surabaya-Jawa Timur pada 1906. Di Surabaya, ia bekerja sebagai juru tulis di firma Inggris Kooy & Co dan melanjutkan pendidikannya di Sekolah Kejuruan Burgerlijk Avondschool,...