Postingan

Urgensi Pendidikan Keluarga

Gambar
MENYAKSIKAN berbagai peristiwa dan masalah yang menyelimuti generasi muda akhir-akhir ini membuat kita nyaris tak pernah berhenti mengeluskan dada. Tak sedikit diantara mereka yang terlibat dalam berbagai pelanggaran hukum, misalnya, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, balapan liar, tawuran, seks bebas hingga pembunuhan. Keadaannya semakin menjadi-jadi ketika keluarga—yang menurut Ramayulis (2010)—sebagai bagian dari pendidikan utama manusia, secara fungsional dan efektifitas tidak hadir secara ril sebagai pusat pendidikan yang sesungguhnya.  

Kembalilah ke Pendidikan Adab!

Gambar
RABU (11/7/2018) lalu saya menghadiri acara Pelatihan Sehari bertema “Pendidikan Berbasis Adab” di Andalus City, Kota Cirebon-Jawa Barat. Acara yang diparkarsai oleh Pengusaha sekaligus Pengelola Pendidikan “Cirebon Islamic School” (CIS), H. Dede Muharam Lc dan yang dihadiri oleh penggiat pendidikan di Kota Cirebon dan sekitarnya tersebut menghadirkan cendekiawan muslim yang juga Ketua Porgram Studi Magister dan Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, Dr. Adian Husaini MA, sebagai narasumber tunggal. Tulisan ini adalah tindaklanjut sekaligus “perekam” sebagian poin penting yang mampu saya tangkap dari acara yang dihadiri oleh sekitar 250 peserta tersebut. Pertama , tantangan utama umat Islam sekarang ini adalah kekacaun ilmu. Menurut Adian Husaini, posisi dan peran ilmu dalam Islam sangat penting dan strategis. Namun demikian, keunggulan konsep keilmuan Islam kerap dipahami secara keliru, sehingga sering kali muncul berbagai pemahaman yang justru me...

Sejarah Pengembangan Kurikulum di Indonesia

Gambar
DI DALAM Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia tertera dengan jelas tentang tujuan berbangsa dan bernegara, salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa, yang kemudian diperjelas dalam pasal 31 ayat 1-5 tentang pendidikan dan kebudayaan. Sebagai tindak lanjut, maka disusunlah berbagai peraturan perundang-undangan terkait dengan pendidikan sekaligus kurikulum yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan zaman.  

Islam dan Guru Sebagai Penentu Anak Berkarakter

Gambar
MENURUT ajaran Islam, pendidikan adalah kebutuhan hidup manusia yang mutlak harus dipenuhi, demi untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan pendidikan itu pula manusia akan mendapatkan berbagai macam ilmu pengetahuan untuk bekal dalam hidup dan kehidupannya.     Pendidikan Islam sendiri merupakan disiplin ilmu yang di dalamnya mengandung berbagai dimensi. Seperti dimensi manusia sebagai subyek atau pelaku pendidikan (baik berstatus sebagai pendidik atau peserta didik), maupun dimensi landasan, tujuan, materi atau kurikulum, metodologi, dan dimensi institusi dalam penyelengaraan pendidikan. Dimensi-dimensi tersebut merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan pelaksanaan proses kegiatan pendidikan, dan masing-masing dimensi ini memiliki paradigma fungsional sendiri-sendiri dan saling terkait bersinergi dalam sebuah sistem pendidikan.

Melahirkan Siswa Zaman Now

Gambar
PENDIDIKAN formal dirasakan urgensinya ketika keluarga tidak mampu lagi memberikan pendidikan yang wajar kepada anak-anaknya. Lembaga ini akhirnya diterima sebagai wahana proses kemanusiaan dan pemanusiaan kedua setelah keluarga. Dalam perjalanannya, ternyata tidak ada pendidikan formal yang benar-benar ideal. Ini ditandai dengan adanya praktik pendidikan yang kurang menghargai kebebasan siswa. Fenomena semacam ini disebut Paulo Freire dalam The Politic of Education : Culture, Power, and Liberation (1980)—dalam Inovasi Pendidikan (Sudarwan Danim, 2010)—sebagai praksis pendidikan yang membelenggu, bukan membebaskan.   Kalau memperhatikan posisi peserta didik sebagai generasi penerus, maka pendidikan mesti dirancang dengan sebuah multiliterasy pedagogocal planning dan mempersiapkan peserta didik untuk memiliki berbagai kompetensi diantaranya, pertama , memiliki kompetensi untuk kolaborasi lintas latar: negara, budaya, bahasa dan profesi serta memiliki kompetensi dive...

Meningkatkan Produktivitas Guru sebagai Profesi

Gambar
SUDAH menjadi pengetahuan umum bahwa guru memiliki peran penting dan senteral dalam pengembangan manusia yang utuh sebagai sumber daya menuju pembangunan bangsa yang semakin tangguh dan maju. Akan tetapi, kesadaran semacam itu belum sepenuhnya diikuti oleh pemberian perhatian dan penghargaan yang lebih pantas kepada guru sesuai dengan bebannya yang berat dan penting. Kalau dikaji, maka akan dipahami beberapa langkah pokok yang perlu dilakukan untuk mengembangkan guru sebagai profesi yang andal dan lebih maju, yaitu, pertama , pengembangan sistem penjaminan mutu guru. Untuk menjamin pengembangan kemampuan guru sesuai dengan tuntunan perkembangannya, sertifikat kompetensi guru perlu diperbaruhi, misalnya, lima tahun sekali, atau bahkan lebih cepat sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman. Kedua , pembenahan manajemen guru. Lebih ril, seleksi dan penempatan guru harus transparan, akuntabel dan profesional. UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (yang disahkan dan ditetapka...

Keterampilan Dasar Mengajar Guru

Gambar
GURU merupakan salah satu elemen penting dalam proses pembelajaran. Untuk kepentingan berjalannya proses pembelajaran maka guru mesti memiliki keterampilan dasar. Secara umum keterampilan dasar mengajar seorang guru mencakup banyak hal, yang kalau disederhanakan terdapat 8 keterampilan dasar mengajar. Lebih jelasnya, dapat dijelaskan sebagai berikut: Pertama, keterampilan bertanya Pada hakikatnya melalui bertanya kita akan mengetahui dan mendapatkan informasi tentang apa saja yang ingin kita ketahui. Tujuan guru mengajukan pertanyaan anatra lain adalah : Menimbulkan rasa keingintahuan , Merangsang fungsi berpikir , Mengembangkan keterampilan berpikir , Memfokuskan perhatian siswa , Mendiagnosis kesulitan belajar siswa , Menkomunikasikan harapan yang diinginkan oleh guru dari siswanya , dan Merangsang terjadinya diskusi dan memperlihatkan perhatian terhadap gagasan dan terapan siswa sebagai subjek didik.